Selasa, 08 Desember 2015

Satuan Acara Penyuluhan ISK

  

SATUAN ACARA PENYULUHAN
INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK)
     1.      Pokok Bahasa
Sistem Perkemihan
      2.      Judul
Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)
      3.      Sasaran
Keluarga pasien yang berada di Ruang 13
      4.      Hari/tanggal
Kamis, 1 Oktober 2015
      5.      Waktu
20 menit
      6.      Sub Pokok bahasan
a.       Pengertian Infeksi Saluran Kemih (ISK)
b.      Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK)
c.       Tanda dan Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)
d.      Komplikasi Infeksi Saluran Kemih (ISK)
e.       Penatalaksanaan Medis dan Perawat pada Infeksi Saluran Kemih (ISK)
f.       Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (ISK)
     7.      Tujuan
a.       Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan peserta mengerti dan memahami tentang penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)
b.      Tujuan Khusus
Setelah diberi penyuluhan peserta diharapkan mampu:
1.      Menjelaskan tentang pengertian penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan benar
2.      Menyebutkan tentang penyebab dari penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan benar
3.      Menyebutkan tentang Tanda dan gejala dari penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan benar
4.      Menyebutkan komplikasi dari Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan benar
5.      Menyebutkan penatalaksanaan medis dan perawat pada Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan benar
6.      Menyebutkan  tentang pencegahan dari penyakit  Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan benar
      8.      Metode
Ceramah. Diskusi, dan  Tanya  jawab
     9.      Media
Leaflet dan power point
     10.  Kegiatan Operasional
NO
waktu
Kegiatan Penyuluh
Kegiatan Peserta
1
2 menit
Pembukaan (moderator)
a.       Mengucakan salam dan terimakasih atas kedatangan para peserta
b.      Memperkenalkan diri
c.       Menjelaskan tujuan
·         Peserta : menjawab salam
·         Mendengarkan serta memperhatikan
2
10 menit

Ceramah atau penyampaian materi ( peserta )
a.    Menggali pengetahuan peserta
b.    Pengertian Infeksi Saluran Kemih (ISK)
c.     Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK)
d.    Tanda dan Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)
e.     Komplikasi Infeksi Saluran Kemih (ISK)
f.     Penatalaksanaan medis dan perawat pada Infeksi Saluran Kemih (ISK)
g.    Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (ISK)
·         Menjawab pertanyaan
·         Mendengarkan serta memperhatikan

3
5 menit
Evaluasi
a.       Memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya
b.      Menjawab pertanyaan yang diajukan peserta
c.       Memberikan pertanyaan kepada peserta

·         Peserta mengajukan pertanyaan
·         Peserta memperhatikan dan mendengarkan
·         Peserta menjawab pertanyaan
·         Membalas terimakasih
·         Membalas salam
4
3 menit
Penutup
a.       Mengucapkan terimakasih dan meminta maaf apabila ada kesalahan
b.      Mengucapkan salam
·         Peserta menjawab salam

11.  Evaluasi
a.       Evaluasi Struktur
1.      Menyiapkan SAP
2.      Menyiapkan materi dan media
3.      Kontrak waktu dengan sasaran
4.      Menyiapkan tempat
5.      Menyiapkan pertanyaan
b.      Evaluasi Proses
1.      100% pasien hadir
2.       Media dapat digunakan dengan baik
3.      Pendidikan kesehatan dapat dilaksanakan sesuai waktu
4.      Pasien yang hadir berpartisipasi aktif
5.      100%  pasien dapat mengikuti sampai selesai
b.      Evaluasi Hasil
1.      Jelaskan secara singkat pengertian Infeksi Saluran Kemih (ISK) !
2.      Sebutkan 4 penyebab dari Infeksi Saluran Kemih (ISK) !
3.      Sebutkan 3 tanda dan gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK) !
4.      Sebutkan komplikasi dari Infeksi Saluran Kemih (ISK) !
5.      Sebutkan masing-masing 2 penatalaksanaan medis dan perawat pada Infeksi Saluran Kemih (ISK)!
6.      Sebutkan 4 cara mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) !
12.  Lampiran materi
Materi dalam penyuluhan Infeksi Saluran Kemih (ISK)
a.       Pengertian Infeksi Saluran Kemih (ISK)
b.      Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK)
c.       Tanda dan Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)
d.      Komplikasi Infeksi Saluran Kemih (ISK)
e.       Penatalaksanaan medis dan perawat pada Infeksi Saluran Kemih (ISK)
f.       Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (ISK)


MATERI PENYULUHAN
    A.    Pengertian ISK
 Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah suatu keadaan adanya infeksi bakteri pada saluran kemih. (Enggram, Barbara, 1998) Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau Urinarius Tractus Infection (UTI) adalah suatu keadaan adanya infasi mikroorganisme pada saluran kemih. (Agus Tessy, 2001)
Infeksi saluran kencing merupakan keadaan dimana adanya suatu proses peradangan yang akut ataupun kronis dari ginjal ataupun saluran kemih yang mengenai pelvis ginjal, jaringan intersisial dan tubulus gijal (pielonefritis), atau kandung kemih (Cytitis), danUrethra (Uretritis)
    B.     Penyebab ISK
Penyebab utama ISK adalah karena adanya bakteri yang masuk kedalam saluran kencing. Sedangkan ada beberapa faktor predisposisi terjadinya ISK, yaitu :
1.      Kebersihan alat vital yang kurang baik
2.      Sisa urin dalam kandung kemih akibat pengosongan kandung kemih yang kurang efektif
3.      Sering menahan kencing
4.      Kurang minum
5.      Kurang menjaga kebersihan dan kesehatan daerah seputar saluran kencing.
6.      Cara cebok yang salah
7.      Memiliki riwayat penyakit kelamin.
    C.    Tanda dan Gejala ISK
1.      Sakit dan nyeri menggigit di perut bagian bawah, di atas tulang kemaluan.
2.      Terasa sakit di akhir kencing.
3.      Anyang-anyangan atau rasa masih ingin kencing lagi. Meski sudah dicoba untuk berkemih namun tidak ada air kemih yang keluar.
4.      Kondisi parah akan disertai demam
    D.    Komplikasi
Apabila Infeksi Saluran Kemih (ISK) tidak segera ditangani bisa menimbulkan Sepsis dimana terjadi infeksi di seluruh tubuh.
    E.     Penatalaksanaan
 a.       Penatalaksanaan medis
Penanganan Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang ideal adalah dilihat dari penyebabnya.
1.      Apabila penyebabnya karena bakteri maka diberikan obat-obatan seperti antibiotic untuk membunuh bakteri
2.      Apabila karena batu pada saluran kencing  maka akan dilakukan tindakan pembedahan
b.      Penatalaksanaan perawat
1.      Melakukan perawatan kateter
2.      Melakukan perawatan dengan aseptik pada pasien yang telah dilakukan tindakan pembedahan
3.      Mengobservasi keseimbangan cairan pasien
4.      Menjaga status gizi pasien agar tetap seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh
    F.     Pencegahan
1.      Menjaga dengan baik kebersihan sekitar organ intim dan saluran kencing.
2.      Membersihkan organ intim dengan sabun khusus yang memiliki pH (seimbang) sebab membersihkan dengan air saja tidak cukup bersih. Misalnya sabun sirih.
3.      Gunakan pakaian dalam dari bahan katun yang menyerap keringat agar tidak lembab.
4.      Tidak memilih toilet umum dengan toilet duduk
5.      Tidak cebok di toilet umum dari air yang ditampung di bak mandi atau ember.
6.      Saat cebok gunakan air dari shower atau keran.
7.      Banyak minum
8.      Jangan sering menahan kencing
9.      Apabila saat akan berhubungan alat vital dibersihkan terlebih dahulu
10.  Segera periksa ketika terjadi penyakit kelamin
11.  Jangan biasakan BAB/BAK di sungai






DAFTAR PUSTAKA

Price, Sylvia Andrson. (1995). Patofisiologi: konsep klinis proses-proses penyakit: pathophysiologi clinical concept of disease processes. Alih Bahasa: Peter Anugrah. Edisi: 4. Jakarta: EGC

Smeltzer, Suzanne C. (2001). Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddart. Alih Bhasa: Agung Waluyo. Edisi: 8. Jakarta: EGC.

Tessy Agus, Ardaya, Suwanto. (2001). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam: Infeksi Saluran Kemih. Edisi: 3. Jakarta: FKUI.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar